Teman saya mengajukan suatu pertanyaan: Apakah dalam
Al Quran ada contoh doa untuk minta kaya? Tentu ini
“debatable”, ada yang tegas mengatakan secara textual
tidak ada, namun ada yang mengatakan secara contextual
jelas ada, misalnya apakah doa Sulaiman minta kerajaan
seperti berikut termasuk memohon kekayaan atau tidak?
:”Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah
kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun
sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”
(QS Shaad: 35). Bayangkan, Nabi Sulaiman, minta
kerajaan yang “tidak dimiliki oleh siapa pun
sesudahku”. Silahkan dipahami dengan ilmu masing2.
Kita juga tidak dapat mengingkari bahwa, berbagai
contoh doa yang ada dalam Al Quran (yang truly
various) mengindikasikan bahwa kita dapat berdoa untuk
keperluan apapun. Termasuk yang ingin kaya.
Tapi lepas dari doa, tentu juga kita harus melakukan
sesuatu untuk mencapai apa yang kita inginkan. Dan Al
Quran penuh inspirasi untuk sukses. Berikut beberapa
points yang ingin saya share:
1. Berserah diri.Pengalaman saya sebagai
“wiraswastawan”, mengajarkan bahwa untuk soal rejeki
dan kekayaan mau tidak mau kita hanya bisa berserah
kepada Allah. Sewaktu saya masih karyawan, tinggal
nunggu setiap tanggal 25 rejeki pasti datang. Jumlah
nya pasti lagi. Tapi ketika menjadi wiraswastawan,
sungguh, saya tidak tahu berapa rejeki yang akan saya
terima, dan kapan. Hanya Allah yang tahu. Disinilah
muncul derajat kepasrahan tertentu. Aku sekedar
berusaha, biar Allah yang putuskan hasilnya. Karena no
matter how hard I try, kalo belum rejeki nya malah gak
dapet2. Sebaliknya kadang2 yang dicuekin malah datang
sendiri. Ini betul2 cerminan dari ayat berikut:“Dan
bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan
kecukupan”, (QS. An Najm 53:48)
2. Bersyukur.Selain, berserah, pengalaman kedua adalah
menyangkut bersyukur. Tidak tahu kenapa, dengan selalu
mensyukuri berapapun rejeki yang kita peroleh,
alhamdulillah selalu dimudahkan dalam mendapatkan
sumber2 rejeki berikutnya.”Dan ketika Tuhanmu
memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti
Kami akan menambah (nikmat) kepadamu ….” (QS.
Ibrahim: 7)
3. Tabah dalam menghadapi masalah.Namanya usaha,
masalah selalu ada. Ditolak prospek. Musti bayar
tagihan. Tagihan kita ke customer gak dibayar2. Dan
sebagainya. Tapi percaya deh, itu semua proses yang
harus dilalui, dan Allah akan memberikan jalan keluar.
“Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia
akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya
rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”. (QS.
Ath-Thalaq : 2-3)
4. Jangan “ingin kaya” tapi bersikaplah kaya.Hehehe …
mungkin sedikit membingungkan. “Ingin kaya” itu
menjebak. Biasanya akhirnya malah bersikap takut
kehilangan, pelit, negative dan sebagainya. Padahal
itu bukan “sikap” yang kaya. Orang “kaya” sejati tidak
takut kehilangan harta nya. Toh nanti bisa cari lagi.
Dan pasti ikhlas memberi, karena percaya Allah masih
akan kasih lagi.”Dan barang apa saja yang kamu
nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. Dialah
sebaik-baiknya Pemberi rizki”. (QS. Saba : 39)
5. Tidak mengulang kesalahan.Selalu memperbaiki diri.
Kalau pernah melakukan kesalahan, mohon ampun dan
jangan diulang. InsyaAllah dengan begini customer dan
partner selalu sayang sama kita. Walhasil kita
diibanyakkan rejeki.”Maka aku katakan kepada mereka,
mohon ampunlah kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha
Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan kepadamu
dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu
dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan
(pula didalamnya) sungai-sungai”. (QS Nuh : 10-12)
* Disadur dari postingan rekan Fauzi Rachmanto, member of TDA Community *